Surat Al Quraisy merupakan surat ke-106 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari empat ayat. Meskipun tergolong surat pendek, di dalamnya terdapat berbagai macam hukum tajwid yang penting untuk dipelajari oleh setiap muslim. Dengan memahami tajwid pada Surat Al Quraisy, kita dapat membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan lebih baik sesuai kaidah yang telah diajarkan oleh para ulama qiraah.
Pada pembahasan kali ini, kita akan menguraikan hukum tajwid yang terdapat pada setiap ayat Surat Al Quraisy secara rinci. Beberapa hukum tajwid yang ditemukan antara lain Mad Thabi’i, Mad Badal, Mad Lin, Idzhar Syafawi, Ikhfa Haqiqi, Idgham Mimi, Idgham Bighunnah, Idzhar Halqi, Alif Lam Syamsiyah, Alif Lam Qamariyah, Mad Wajib Muttashil, dan Mad Jaiz Munfashil.
Tajwid Surat Al Quraisy Ayat 1
لِإِيْلَافِ قُرَيْشٍ
1. لِإِيْ
Pada bagian ini terdapat hukum Mad Thabi’i atau sering disebut Mad Ashli. Hal tersebut karena huruf ya sukun didahului oleh huruf yang berharakat kasrah. Cara membacanya dipanjangkan selama dua harakat atau satu alif.
2. لَافِ
Bagian ini juga mengandung hukum Mad Thabi’i karena adanya huruf alif yang didahului fathah. Panjang bacaan tetap dua harakat dan tidak boleh terlalu pendek maupun terlalu panjang.
3. قُرَيْشٍ
Pada kata ini terdapat Mad Lin apabila pembacaan dihentikan atau diwaqafkan. Mad Lin terjadi karena huruf ya sukun didahului huruf berharakat fathah. Saat berhenti, bacaan dapat dipanjangkan 2, 4, atau 6 harakat. Namun apabila dibaca sambung, maka tidak termasuk Mad Lin melainkan hanya huruf lin biasa.
Tajwid Surat Al Quraisy Ayat 2
إِيْلَافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ
1. إِيْ
Bagian awal ayat ini mengandung hukum Mad Badal. Mad Badal terjadi ketika huruf mad didahului oleh hamzah dalam satu kata. Cara membacanya dipanjangkan dua harakat.
Contoh lain Mad Badal dalam Al-Qur’an adalah:
آمَنُوا – أُوتِيَ – إِيمَانًا
2. لٰفِ
Terdapat hukum Mad Thabi’i karena adanya alif kecil atau fathah berdiri. Bacaan dipanjangkan dua harakat.
3. هِمْ رِحْ
Termasuk hukum Idzhar Syafawi karena mim sukun bertemu huruf ra. Cara membacanya harus jelas pada bunyi mim tanpa dengungan.
4. لَةَ الشِّ
Pada bagian ini terdapat hukum Alif Lam Syamsiyah. Tandanya adalah adanya alif lam yang bertemu huruf syamsiyah serta diikuti tanda tasydid. Huruf lam tidak dibaca dan langsung masuk ke huruf setelahnya.
5. شِتَاءِ
Mengandung hukum Mad Wajib Muttashil karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata. Menurut riwayat Hafs, panjang bacaannya sekitar empat sampai lima harakat.
6. وَالصَّ
Termasuk Alif Lam Syamsiyah karena huruf lam tidak dibaca dan langsung dilebur ke dalam huruf shad yang bertasydid.
7. صَّيْفِ
Bagian ini mengandung Mad Lin apabila berhenti pada akhir kata. Saat waqaf dapat dipanjangkan 2, 4, atau 6 harakat.
Tajwid Surat Al Quraisy Ayat 3
فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَذَا الْبَيْتِ
1. فَلْيَعْبُدُوا
Pada kata ini terdapat hukum Mad Thabi’i karena adanya huruf wawu mad yang didahului dhammah. Panjang bacaannya dua harakat.
2. رَبَّ
Huruf ra dibaca tebal atau tafkhim karena berharakat fathah. Selain itu terdapat tasydid pada huruf ba sehingga harus dibaca dengan penekanan yang jelas.
3. هَذَا
Termasuk Mad Thabi’i karena adanya alif kecil atau fathah berdiri. Cara membacanya dipanjangkan dua harakat.
4. ذَا الْ
Pada bagian ini terdapat hukum Alif Lam Qamariyah. Huruf lam dibaca jelas karena bertemu salah satu huruf qamariyah, yaitu huruf ba pada kata berikutnya.
5. الْبَيْتِ
Pada akhir kata terdapat Mad Lin apabila pembacaan dihentikan. Bacaan dapat dipanjangkan 2, 4, atau 6 harakat saat waqaf.
Tajwid Surat Al Quraisy Ayat 4
الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ
1. الَّذِي
Pada kata ini huruf lam dibaca dengan penekanan karena terdapat tasydid. Banyak orang mengira termasuk Alif Lam Syamsiyah, padahal yang perlu diperhatikan adalah tasydid pada huruf lam.
2. ذِي أَ
Bagian ini mengandung hukum Mad Jaiz Munfashil karena huruf mad berada di akhir kata sedangkan hamzah berada pada awal kata berikutnya. Panjang bacaannya antara dua hingga lima harakat sesuai riwayat yang digunakan.
3. أَطْعَ
Terdapat hukum Qalqalah Sugra karena huruf tha bersukun asli. Bunyi qalqalah dibaca memantul secara ringan.
Huruf-huruf qalqalah adalah:
ق ط ب ج د
4. مَهُمْ مِّ
Termasuk hukum Idgham Mimi atau Idgham Mutamatsilain karena mim sukun bertemu mim. Cara membacanya didengungkan selama dua harakat.
5. مِنْ جُ
Terdapat hukum Ikhfa Haqiqi karena nun sukun bertemu huruf jim. Bacaan nun dibaca samar disertai dengungan.
6. جُوْ
Termasuk Mad Thabi’i karena terdapat huruf wawu mad yang didahului dhammah.
7. عٍ وَ
Pada bagian ini terdapat hukum Idgham Bighunnah karena tanwin bertemu huruf wawu. Cara membacanya harus didengungkan.
Huruf Idgham Bighunnah terdiri dari:
ي – ن – م – و
8. وَآمَنَهُمْ
Termasuk hukum Mad Badal karena huruf mad didahului oleh hamzah dalam satu kata. Panjang bacaannya dua harakat.
9. هُمْ مِّ
Kembali terdapat hukum Idgham Mimi karena mim sukun bertemu huruf mim.
10. مِنْ خَ
Pada bagian ini terdapat hukum Idzhar Halqi karena nun sukun bertemu huruf kha (خ). Cara membacanya harus jelas dan tidak didengungkan.
Huruf Idzhar Halqi terdiri dari enam huruf, yaitu:
ء هـ ع ح غ خ
11. خَوْفٍ
Pada akhir kata terdapat hukum Mad Lin apabila berhenti. Cara membacanya dapat dipanjangkan 2, 4, atau 6 harakat.
Kesimpulan
Surat Al Quraisy merupakan salah satu surat pendek yang kaya akan pembelajaran tajwid. Dalam empat ayatnya terdapat berbagai hukum bacaan seperti Mad Thabi’i, Mad Badal, Mad Lin, Idzhar Syafawi, Ikhfa Haqiqi, Idgham Mimi, Idgham Bighunnah, Idzhar Halqi, Alif Lam Syamsiyah, Alif Lam Qamariyah, Mad Wajib Muttashil, hingga Mad Jaiz Munfashil.
Dengan mempelajari setiap hukum tajwid yang terdapat pada Surat Al Quraisy, diharapkan bacaan Al-Qur’an menjadi lebih baik, tartil, dan sesuai dengan kaidah yang benar. Luangkan waktu untuk membaca ayat demi ayat sambil memperhatikan hukum tajwidnya agar pemahaman semakin kuat dan mudah dipraktikkan saat tilawah sehari-hari.