Tajwid An Nas menjadi salah satu materi ilmu tajwid yang sangat penting untuk dipelajari karena surat ini termasuk surat pendek yang sering dibaca dalam salat maupun hafalan sehari-hari. Dengan memahami hukum tajwid Surat An-Nas, kalian dapat membaca setiap ayat dengan benar sesuai kaidah yang diajarkan Rasulullah ﷺ. Selain itu, memahami alasan di balik setiap hukum bacaan akan membantu kalian menghindari kesalahan saat membaca Al-Qur’an.Pada pembahasan ini, kalian akan mempelajari hukum tajwid Surat An-Nas ayat 1–6 lengkap beserta teks Arab, nama hukum bacaannya, dan alasan mengapa hukum tersebut berlaku. Penjelasan disusun secara sistematis sehingga mudah dipahami, baik oleh pemula maupun yang sedang memperdalam ilmu tajwid.
Tajwid An Nas Ayat 1
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
Hukum tajwid: Qalqalah Sugra.
Alasan: Huruf ق termasuk huruf qalqalah dan dibaca sukun.
Hukum tajwid: Tarqiq Ra’.
Alasan: Huruf ra’ berharakat kasrah sehingga dibaca tipis.
Hukum tajwid: Alif Lam Syamsiyah.
Alasan: Lam bertemu huruf ن sehingga lam tidak dibaca dan huruf nun ditasydidkan.
Hukum tajwid: Mad Thabi’i.
Alasan: Terdapat alif setelah fathah sehingga dipanjangkan dua harakat.
Tajwid An Nas Ayat 2
مَلِكِ النَّاسِ
Hukum tajwid: Mad Thabi’i.
Alasan: Huruf ya mati didahului kasrah sehingga dibaca panjang dua harakat.
Hukum tajwid: Alif Lam Syamsiyah.
Alasan: Lam bertemu huruf nun.
Hukum tajwid: Mad Thabi’i.
Alasan: Alif setelah fathah dibaca panjang dua harakat.
Tajwid An Nas Ayat 3
إِلَٰهِ النَّاسِ
Hukum tajwid: Mad Thabi’i.
Alasan: Alif kecil (dagger alif) menunjukkan bacaan panjang dua harakat.
Hukum tajwid: Alif Lam Syamsiyah.
Alasan: Lam bertemu huruf nun.
Hukum tajwid: Mad Thabi’i.
Alasan: Alif sesudah fathah dibaca panjang dua harakat.
Tajwid An Nas Ayat 4
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
Hukum tajwid: Ikhfa Haqiqi.
Alasan: Nun sukun bertemu huruf ش.
Hukum tajwid: Tarqiq Ra’.
Alasan: Ra’ berkasrah dibaca tipis.
Hukum tajwid: Alif Lam Qamariyah.
Alasan: Lam bertemu huruf و sehingga lam dibaca jelas.
Hukum tajwid: Alif Lam Qamariyah.
Alasan: Lam bertemu huruf خ.
Hukum tajwid: Mad Thabi’i.
Alasan: Alif setelah fathah dibaca dua harakat.
Tajwid An Nas Ayat 5
الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
Hukum tajwid: Alif Lam Syamsiyah.
Alasan: Lam bertemu huruf ذ.
Hukum tajwid: Mad Thabi’i.
Alasan: Ya mati didahului kasrah.
Hukum tajwid: Mad Thabi’i.
Alasan: Ya mati setelah kasrah.
Hukum tajwid: Mad Thabi’i.
Alasan: Wawu mati didahului dhammah.
Hukum tajwid: Alif Lam Syamsiyah.
Alasan: Lam bertemu nun.
Tajwid An Nas Ayat 6
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Hukum tajwid: Alif Lam Qamariyah.
Alasan: Lam bertemu huruf jim sehingga dibaca jelas.
Hukum tajwid: Ghunnah Musyaddadah.
Alasan: Huruf nun bertasydid dibaca dengung dua harakat.
Hukum tajwid: Alif Lam Syamsiyah.
Alasan: Lam bertemu huruf nun.
Hukum tajwid: Mad Thabi’i.
Alasan: Alif setelah fathah dibaca dua harakat.
Tajwid An Nas dan Pentingnya Mempelajarinya
Tajwid An Nas tidak hanya membantu kalian membaca surat dengan benar, tetapi juga menjaga keaslian bacaan Al-Qur’an sebagaimana diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Oleh karena itu, setiap hukum bacaan, seperti Ikhfa, Alif Lam Syamsiyah, Alif Lam Qamariyah, Mad Thabi’i, Ghunnah, maupun Qalqalah, perlu dipahami sekaligus dipraktikkan secara rutin.
Selain belajar teori, kalian juga dianjurkan membaca Surat An-Nas di hadapan guru atau ustaz agar pelafalan huruf, panjang pendek bacaan, serta dengungnya dapat dikoreksi secara langsung. Dengan demikian, kemampuan membaca Al-Qur’an akan berkembang lebih cepat.
Kesimpulan
Tajwid An Nas terdiri dari berbagai hukum bacaan, di antaranya Qalqalah Sugra, Mad Thabi’i, Ikhfa Haqiqi, Ghunnah Musyaddadah, Alif Lam Syamsiyah, Alif Lam Qamariyah, dan Tarqiq Ra’. Setiap hukum memiliki alasan yang berbeda sesuai pertemuan huruf dalam ayat. Dengan memahami seluruh hukum tajwid tersebut, kalian dapat membaca Surat An-Nas secara lebih fasih, benar, dan sesuai kaidah ilmu tajwid.