Cara Menulis Taawudz yang Benar dalam Bahasa Arab dan Artinya

Masih banyak umat Islam yang mencari tahu cara menulis taawudz yang benar, baik untuk keperluan belajar tajwid, menghafal doa, maupun menulis artikel dan materi pembelajaran. Padahal, bacaan taawudz merupakan kalimat yang sangat sering diucapkan sebelum membaca Al-Qur’an.

Taawudz adalah doa memohon perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari godaan setan yang terkutuk. Dengan membaca taawudz, seorang muslim memulai tilawah Al-Qur’an dengan memohon pertolongan dan penjagaan dari Allah sehingga dapat membaca dan memahami ayat-ayat-Nya dengan lebih khusyuk.

Pengertian Taawudz

Kata taawudz berasal dari bahasa Arab yang berarti meminta perlindungan. Bacaan ini dianjurkan untuk dibaca sebelum memulai membaca Al-Qur’an sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Allah SWT.

Di kalangan masyarakat Indonesia, bacaan ini juga sering disebut sebagai isti’adzah karena berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari godaan setan.

Dalil Membaca Taawudz Sebelum Membaca Al-Qur’an

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

فَاِذَا قَرَأْتَ الْقُرْاٰنَ فَاسْتَعِذْ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ

Artinya: “Maka apabila engkau hendak membaca Al-Qur’an, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl: 98)

Ayat tersebut menjadi dasar dianjurkannya membaca taawudz sebelum memulai tilawah Al-Qur’an. Dengan demikian, bacaan Al-Qur’an diawali dengan memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Cara Menulis Taawudz yang Benar

Penulisan taawudz dalam bahasa Arab yang umum digunakan adalah sebagai berikut:

اَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

Adapun transliterasinya adalah:

A‘ūdzu billāhi minasy-syaithānir-rajīm.

Artinya:

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

Keutamaan Membaca Taawudz

Membiasakan membaca taawudz sebelum membaca Al-Qur’an memiliki banyak manfaat. Selain menjalankan perintah Allah SWT, bacaan ini juga menjadi bentuk permohonan agar hati dan pikiran terhindar dari bisikan setan yang dapat mengganggu konsentrasi dalam beribadah.

Karena itu, para pelajar Al-Qur’an, guru tahsin, maupun siapa saja yang hendak membaca kitab suci dianjurkan untuk mengawali bacaan dengan taawudz sebelum melanjutkan dengan basmalah dan ayat-ayat Al-Qur’an.

Penutup

Cara menulis taawudz yang benar adalah:

اَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

Dengan mengetahui penulisan yang benar beserta artinya, diharapkan kita dapat membaca dan menuliskannya sesuai kaidah yang berlaku. Semoga pembahasan ini bermanfaat dan menambah pemahaman dalam mempelajari bacaan-bacaan dasar dalam Islam.

Tinggalkan komentar