Apa yang Dimaksud dengan Idgham Bighunnah?
Dalam ilmu tajwid, Idgham Bighunnah merupakan salah satu hukum bacaan yang termasuk ke dalam pembahasan Nun Mati (نْ) dan Tanwin (ــًــٍــٌ).
Secara sederhana, Idgham Bighunnah terjadi ketika Nun Mati atau Tanwin bertemu dengan salah satu huruf Idgham Bighunnah yaitu Ya (ي), Nun (ن), Mim (م), dan Wawu (و).
Apabila pertemuan tersebut terjadi, maka Nun Mati atau Tanwin dibaca masuk ke huruf setelahnya disertai dengung (ghunnah) selama kurang lebih dua harakat.
Karena dibaca dengan dengung, hukum bacaan ini disebut Idgham Bighunnah yang artinya memasukkan bunyi dengan disertai dengungan.
Cara Membaca Idgham Bighunnah
Cara membaca Idgham Bighunnah yaitu dengan meleburkan suara Nun Mati atau Tanwin ke huruf sesudahnya sambil mendengungkan suara melalui rongga hidung.
Dengung atau ghunnah dibaca selama dua harakat dan tidak boleh terlalu pendek maupun terlalu panjang.
Perlu diperhatikan bahwa hukum ini hanya berlaku apabila Nun Mati atau Tanwin berada di akhir kata dan huruf Idgham Bighunnah berada di awal kata berikutnya.
Apabila Nun Mati dan huruf Idgham berada dalam satu kata, maka hukum bacaannya berubah menjadi Idzhar Mutlak sebagaimana telah dijelaskan pada bagian pengecualian.
Ringkasan Huruf Idgham Bighunnah
Untuk memudahkan mengingat huruf-huruf Idgham Bighunnah, para ulama tajwid mengumpulkannya dalam satu lafaz:
يَنْمُوْ
Lafaz tersebut terdiri dari empat huruf yaitu:
- Ya (ي)
- Nun (ن)
- Mim (م)
- Wawu (و)
Setiap kali Nun Mati atau Tanwin bertemu salah satu huruf di atas, maka hukum bacaannya adalah Idgham Bighunnah.
Manfaat Mempelajari Idgham Bighunnah
Mempelajari hukum Idgham Bighunnah sangat penting bagi setiap muslim yang ingin membaca Al Quran dengan baik dan benar.
Dengan memahami hukum ini, kita dapat menghindari kesalahan bacaan yang dapat mengubah keindahan dan ketepatan pelafalan ayat Al Quran.
Selain itu, penerapan tajwid yang benar juga termasuk bentuk penghormatan terhadap kalam Allah SWT sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Lanjutan Contoh Idgham Bighunnah di Surat Al Baqarah
11. Ayat 64, sebab Tanwin Dlommah menghadapi huruf Wawu.
قَلِيْلًا وَّاَنْتُمْ
12. Ayat 71, sebab Tanwin Kasrah menghadapi huruf Mim.
بَقَرَةٌ مُّسَلَّمَةٌ
13. Ayat 74, sebab Tanwin Kasrah menghadapi huruf Ya.
كَثِيْرًا يَّعْمَلُوْنَ
14. Ayat 80, sebab Tanwin Fathah menghadapi huruf Wawu.
اَيَّامًا مَّعْدُوْدَةً
15. Ayat 87, sebab Nun Mati menghadapi huruf Mim.
مِنْ مَّعْجِزَاتِ
16. Ayat 91, sebab Tanwin Dlommah menghadapi huruf Ya.
هُدًى يَّهْدِيْ
17. Ayat 96, sebab Tanwin Fathah menghadapi huruf Wawu.
اَلْفَ سَنَةٍ وَّمَا
18. Ayat 101, sebab Tanwin Kasrah menghadapi huruf Mim.
رَسُوْلٌ مِّنْ عِنْدِ
19. Ayat 103, sebab Tanwin Dlommah menghadapi huruf Wawu.
مَثُوْبَةٌ مِّنْ عِنْدِ
20. Ayat 109, sebab Nun Mati menghadapi huruf Ya.
مِنْ يَّشَاۤءُ
Tips Menemukan Bacaan Idgham Bighunnah dalam Al Quran
Bagi pemula, cara termudah menemukan Idgham Bighunnah adalah dengan mencari Nun Mati atau Tanwin terlebih dahulu.
Setelah itu perhatikan huruf yang berada setelahnya. Apabila bertemu Ya, Nun, Mim, atau Wawu, maka bacaan tersebut termasuk Idgham Bighunnah.
Semakin sering berlatih membaca Al Quran sambil memperhatikan hukum tajwid, maka semakin mudah pula mengenali bacaan Idgham Bighunnah pada ayat-ayat lainnya.
Bersambung pada contoh-contoh Idgham Bighunnah berikutnya di surat-surat Al Quran lainnya.